Jakarta, CNBC Indonesia – Pemerintah mengingatkan seluruh pihak untuk tidak memborong dolar Amerika Serikat (AS) tatkala mata uang greenback itu tengah dalam posisi menguat.

Peringatan itu, dia sampaikan merespons isu terkait adanya kecenderungan badan usaha di dalam negeri yang ingin membeli dolar dalam jumlah banyak saat ini, untuk memenuhi kewajiban-kewajiban jatuh tempo di saat dolar masih berpotensi terus menguat dan rupiah melemah.

“Tentu kalau situasi dolar lagi menguat tentu tidak bijaksana kalau beli dolar di harga tinggi. Tentu kita perlu meredam kebutuhan terhadap dolar,” tegas Airlangga saat konferensi pers dikantornya, seperti dikutip Jumat (19/4/2024).

Selain meminta pelaku usaha menahan diri untuk terus memasok dolar. Airlangga juga meminta para importir untuk meredam pembelian barang-barang dari luar negeri, karena barang yang masuk berpotensi membuat harga jual lebih mahal karena pelemahan rupiah, berujung pada munculnya imported inflation.

“Kita meminta kalau impor konsumtif ya ditahan-tahan dulu dalam situasi seperti ini,” tegas Ketua Umum Partai Golkar itu.

Nilai tukar rupiah makin ambruk terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini, Jumat (19/4/2024).

Mengutip Refinitiv pada Jumat pukul 10.00 WIB, mata uang rupiah menyentuh Rp16.280 per dolar AS. Nilai tukar rupiah ambruk 0,68%. Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 09.27 WIB meningkat 0,10% ke posisi 106,315.

Pelemahan ini berbanding terbalik dengan penguatan sebesar 0,28% pada penutupan Kamis kemarin (18/4/2024).

Rupiah melemah tajam setelah ketegangan konflik Iran vs Iran meningkat. Israel meluncurkan rudal sebagai serangan balasan terhadap Iran pada Jumat (19/4/2024) dini hari. Hal itu diungkap pejabat senior AS kepada ABN News.

Peluncuran rudal tersebut menyusul serangan Iran pada Sabtu lalu. Negara tersebut mengirimkan lebih dari 300 drone dan rudal ke sasaran di seluruh negeri. Semua kecuali beberapa dicegat oleh Israel dan sekutunya, termasuk Amerika Serikat, kata para pejabat.

Lebih lanjut, sebuah ledakan terdengar di kota Ghahjaworstan di Iran, terletak di barat laut kota Isfahan, menurut kantor berita semi-resmi Iran FARS, mengutip sumber-sumber lokal.

“Kota Ghahjaworstan terletak di dekat Bandara Isfahan dan pangkalan perburuan kedelapan Angkatan Udara,” lapor FARS, dikutip CNN International.

[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya


BI Ungkap Biang Kerok Dolar Tembus Rp 15.800


(haa/haa)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *