Jakarta, CNBC Indonesia – Sejumlah ledakan terjadi di wilayah Suriah. Hal ini juga terjadi di fasilitas militer seperti yang terjadi di Isfahan, Iran, pada waktu hampir bersamaan.

Kantor berita resmi Iran, IRNA, sebagaimana dikutip Al Jazeera, mengatakan serangkaian ledakan di Suriah menargetkan situs militer.

IRNA mengatakan serangan menyerang bandara militer Adra dan Al-Thala serta batalion radar yang terletak di antara kota Adra dan desa Qarfa di Suriah selatan.

Sementara itu di Irak, ledakan dilaporkan terjadi di kawasan al-Imam di Babel.

Kelompok aktivis Suriah mengatakan serangan tersebut menghantam posisi tentara di selatan negara itu

“Ada serangan terhadap posisi radar tentara Suriah,” kata Rayan Maarouf, yang menjalankan situs anti-pemerintah Suwayda24, yang meliput berita dari provinsi Sweida di selatan.

Sebelumnya, seorang pejabat Amerika Serikat mengatakan kepada ABC News bahwa Israel telah meluncurkan serangan balasan ke Iran.

Iran pada Jumat (19/4/2024) mulai mengaktifkan sistem pertahanan udaranya di beberapa kota. Hal itu menyusul terdengarnya ledakan di dekat pusat kota Isfahan.

“Pertahanan udara Iran telah diaktifkan di langit beberapa provinsi di negara itu,” kata kantor berita IRNA.

Iran belum mengonfirmasi apakah negara tersebut sedang diserang, namun mengonfirmasi telah menembak jatuh drone.

Seorang pejabat pemerintah menyatakan bahwa lokasi di sekitar Kota Isfahan tersebut mungkin menjadi sasaran drone.

[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya


Muncul ‘Medan Perang’ Baru Israel Vs Iran, AS-Rusia Terseret


(luc/luc)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *