Jakarta, CNBC Indonesia – Salah satu hambatan saat melintas di jalan tol adalah saldo e-Toll habis dan tak bisa melakukan tapping pembayaran di gerbang tol. Terkadang, pengemudi lupa untuk isi ulang saat saldo mulai menipis.

Namun, jangan panik jika Anda dihadapkan dengan kondisi ini saat melakukan perjalanan mudik. Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR memberikan beberapa imbauan solusi ini masalah ini melalui akun X resminya.

Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah menekam tombol bantuan di dekat tombol ‘Cetak Struk’ gardu pembayaran. Saat menekan tombol itu, petugas akan datang membantu.

Kedua, pengemudi bisa meminta bantuan petugas di sekitar gerbang tol secara langsung. Lalu, bisa dijelaskan kondisi bahwa saldo e-Toll tidak mencukupi. Petugas akan memberikan arahan, antara mengisi ulang kartu secara langsung atau meminta bayar secara tunai.

Ketiga, pengemudi bisa melakukan top-up secara mandiri melalui aplikasi mobile banking di HP. Namun, hal ini hanya bisa dilakukan jika pengemudi memakai HP dengan NFC.

Keempat, pengemudi bisa menyambangi rest area atau minimarket terdekat untuk melakukan pengisian saldo e-Toll.

Pengemudi diimbau untuk tidak menggunakan kartu e-Toll yang berbeda saat masuk, khususnya saat berada di ruas tol dengan sistem tertutup.

“Jangan mengganti kartu yang berbeda dari saat masuk karena dianggap menerobos dan dikenakan denda sebesar 2x tarif terjauh di ruas yang sama,” kata akun X resmi BPJT Kementerian PUPR (@pupr_bpjt), dikutip Sabtu (6/4/2024).

Untuk menghindari berbagai kendala di gerbang tol, sebaiknya pastikan saldo e-Toll cukup untuk melakukan perjalanan. Semoga tips ini membantu!

[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya


Menhub: 28,4 Juta Penduduk Jabodetabek Mudik Lebaran Tahun Ini


(fab/fab)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *